Meluncur di Eropa, Honda Jazz Lebih Bertenaga

Oleh Arief Aszhari pada 14 Sep 2017, 11:32 WIB
Honda Jazz facelift di Frankfurt (Foto: Carscoops)

Liputan6.com, Frankfurt - Dalam gelaran Frankfurt Motor Show 2017, Urban EV Concept bisa dibilang bintang dari booth Honda. Namun, pabrikan asal Jepang ini juga masih memiliki model yang cukup menarik, yaitu new Honda Jazz.

Melansir Carscoops, Rabu (14/9/2017), Honda Jazz facelift ini mendapatkan ubahan dari eksterior dan interior. Selain tampilan, Honda Jazz juga mengalami penyegaran dengan penambahan mesin i-VTEC berkapasitas 1,5 liter di pasar Eropa untuk pertama kalinya.

Berbicara mesin, di Indonesia Honda Jazz memang dipersenjatai dengan mesin yang sama, tapi di Benua Biru, tenaga yang dihasilkan Honda Jazz lebih besar, yaitu 128 Tk, sementara di Tanah Air hanya 118 Tk.

Selain performa, ubahan eksterior Honda Jazz facelift ini juga cukup terasa dengan desain yang lebih agresif dan sporty. Mobil ini juga menambahkan lampu depan LED, diffuser belakang dengan aksen merah, lampu kabut, dan pelek alloy 16 inci.

Sementara di bagian interior, Honda Jazz memperbarui pola garis di jok, setir berbalut kulit. Untuk mesin bensin i-VTEC berkapasitas 1,3 liter di Honda Jazz masih tetap ada, dan bakal melengkapi jajaran trim Honda Jazz anyar.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

1 of 2

Honda Jazz Turbo

Beberapa waktu lalu, PT Honda Prospect Motor (HPM) baru saja meluncurkan New Honda Jazz. Namun, model ini hanya mendapatkan ubahan eksterior dan interior, dan belum mengadopsi mesin hybrid atau turbo.

Dijelaskan Jonfis Fandy,  Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual HPM, jika hatchback andalannya ini tersemat mesin turbo tidak ada benefit lebih. Bahkan, dengan penambahan turbo bakal mempengaruhi harga jual kendaraan.

"Kalau kita nambah turbo mentah-mentah, harganya nambah ke mobil. Kalau sudah begitu, harganya bisa nambah Rp 30 juta, mungkin bisa Rp 50 juta," jelas Jonfis saat berbincang dengan wartawan belum lama ini.

Lanjut pria ramah ini, mobil yang ditambahkan turbo biasanya mobil yang berkapasitas besar, dan dengan diturunkan kapasitasnya. Jadi, dengan mesin turun bisa mendapatkan pengurangan pajak tanpa mengorbankan performa.

Lanjutkan Membaca ↓