Vehicles for Changes, Program Mobil Murah untuk Orang Miskin

Oleh Rio Apinino pada 15 Agu 2017, 15:21 WIB
Peserta Vehicles for Changes

Liputan6.com, Tangerang Selatan - "Terima kasih Tuhan, terima kasih. Hanya itu yang bisa saya ucapkan. Sebelumnya saya harus naik bis, taksi, pinjam keluarga untuk berpergian. Setiap hari berjuang. Jadi ini berkah," ujar Lavanya, ibu tujuh anak, ketika mendapat kunci mobil.

Lavanya tidak sedang membeli mobil seperti orang pada umumnya. Ia memperoleh mobil dengan mengangsur selama 12 bulan, dengan cicilan sebesar US$ 900 atau setara Rp 12-an juta. Lavanya adalah satu dari sekian orang yang dinilai layak mendapat mobil murah dari Vehicles for Change (VFC).

Vehicles for Change, LSM asal Amerika Serikat (AS) yang menjual mobil dengan harga murah kepada orang-orang yang membutuhkan, telah melakukan program ini sejak April 1999. Dengan modal awal sebesar US$ 30 ribu dari kantung pribadinya, LSM ini telah menjual hampir 6.000 mobil murah.

"Kami menyaring mobil-mobil itu untuk keluarga miskin agar keluar dari jerat kemiskinannya," terang Martin Schwartz, Presiden sekaligus pendiri VFC. Ya, program ini memang dibuat untuk membantu orang-orang berpenghasilan rendah untuk mendapat pemasukan yang lebih tinggi.

Ternyata itu berhasil. Sebanyak 75 persen penerima bantuan mendapat pekerjaan lebih baik dan peningkatan penghasilan di tahun pertama pemakaian kendaraan. Ditambah, semua konsumen mengaku dapat mengajak anak mereka berkegiatan di luar ruangan. Sesuatu yang tidak bisa dilakukan sebelumnya.

Program ini memang baru ada di beberapa lokasi saja, seperti di Washington dan Detroit. Namun ke depan diharapkan jangkauannya akan semakin luas. Apalagi, menurut mereka masih sangat banyak orang yang membutuhkan. Setidaknya, masih ada 81 ribu rumah tangga.

Yang menarik, LSM ini tidak menyediakan mobilnya sendiri. Mereka, melalui laman resminya, vehiclesforchange.org, mengajak masyarakat luas untuk turut serta berkontribusi menyumbang mobil yang sudah tidak dipakai. Mobil ini akan direstorasi terlebih dulu sebelum dijual kembali.

Jadi, apakah Anda tertarik turut berkontribusi? *

Tag Terkait