Sukses

Bocah Tewas dan Ibu Terluka Dianiaya Pria Tak Dikenal di Pasar rebo

Menurut Masniyah, Minggu dinihari pelaku yang sudah lama dikenalnya datang ke warung dan mengutarakan niat untuk menginap.

Patroli, Jakarta - Seorang ibu ditemukan terluka dianiaya seorang pria di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, pagi tadi. Sementara anaknya yang berusia lima tahun tewas diduga juga ikut dianiaya. Tangis dan amarah pecah begitu kerabat Masniyah sang pemilik warung berdatangan.

Di dalam warung tersebut anak Masniyah bernama Febri (5) ditemukan sudah tak bernyawa. Sedangkan Masniyah duduk dengan wajah penuh luka depan warung dikelilingi warga RT 3 RW 1, Kelurahan Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Barat.

Seperti ditayangkan Patroli Indosiar, Minggu (11/2/2018), menurut Masniyah, Minggu dinihari pelaku yang sudah lama dikenalnya datang ke warung dan mengutarakan niat untuk menginap.

Permintaan itu ditolak Masniyah, pelaku pun lalu pindah ke ruangan lain bermain bersama putra Masniyah, Febriyanto. Tak lama terdengar kegaduhan, lalu pelaku tiba-tiba menghantam Masniyah dengan tabung gas membuat Masniyah terluka di bagian kepala.

Ibu dua anak itu sempat memohon agar tidak dibunuh dan menyuruh pelaku mengambil harta benda miliknya. Setelah pelaku kabur baru diketahui sang anak telah tewas dengan luka bekas cekikan di leher. Masniyah yang shock dan terluka dibawa ke Rumah Sakit Pasar Rebo, Jakarta Timur. Sedangkan jenazah Febriyanto dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo untuk keperluan autopsi.

Minggu pagi, warung milik Masniyah terlihat telah dipasangi garis polisi. Petugas Polsek Pasar Rebo dan Polres Metro, Jakarta Timur kini tengah memburu pelaku yang sudah diketahui identitasnya.

"Identitas tersangka sudah diketahui, ini sedang dilakukan pengejaran. Motif ini pelaku sakit hati, biasa pelaku sakit hati minta nginap di rumah korban oleh ibu pemilik rumah tidak boleh," ujar Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Y Tony Suryaputra.

Di warung tersebut, Masniyah memang hanya tinggal berdua dengan putranya yang berusia lima tahun. Sedangkan anaknya yang lain sudah berumah tangga tinggal tak jauh dari warung tersebut. Walau baru dua bulan tinggal di tempat itu, Masniyah dan putranya dikenal sebagai pribadi yang baik dan santun.