Polisi Pulangkan Pria Kemayoran yang Diduga Hina Rizieq Shihab

Oleh Nafiysul Qodar pada 05 Des 2017, 16:38 WIB
Argo

Liputan6.com, Jakarta - Polisi memulangkan seorang pria berinisial AS yang diduga menghina tokoh Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Ia sempat diamankan di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Minggu, 3 Desember 2017 malam.

"Sudah dipulangkan semalam," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di kantornya, Jakarta, Selasa (5/12/2017).

Ia menuturkan, polisi mengamankan AS agar tidak dikeroyok massa. Sebab, foto dan identitasnya disebar di media sosial lantaran sejumlah unggahan AS di akun Facebook yang dinilai menghina Rizieq Shihab.

"Jadi intinya bahwa dia menulis (di Facebook), dia diinterogasi di RT dan RW," kata dia.

Khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, AS lantas diamankan ke Mapolsek Kemayoran, Jakarta Pusat. Namun, massa tetap menyemut di kantor polisi tersebut.

Hingga akhirnya, AS dievakuasi ke Mapolres Metro Jakarta Pusat. Polisi kemudian menghubungi keluarga AS.

Setelah dirasa aman, polisi pun memulangkan AS. Polisi tidak bisa memproses AS yang diduga menghina Rizieq karena tidak memiliki dasar.

Tindak pidana penghinaan dan pencemaran nama baik merupakan delik aduan yang harus diadukan oleh orang yang merasa dirugikan, dalam hal ini Rizieq. Ia saat ini diketahui berada di Arab Saudi.

 

1 of 2

Ditangkap Bang Japar

Hal berbeda disampaikan Direktur Lembaga Bantuan Hukum Kebangkitan Jawara dan Pengacara (LBH Bang Japar), Djudju Purwantoro. Menurut dia, AS diamankan oleh anggota Bang Japar Jakarta Pusat dan FPI untuk selanjutnya diserahkan ke polisi.

"Ditangkap anggota Bang Japar Jakpus bersama seorang anggota FPI," ucap Djudju melalui keterangan tertulisnya.

Penangkapan tersebut dilakukan di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Minggu, 3 Desember 2017 sekitar pukul 22.00 WIB. AS ditangkap lantaran diduga menghina Rizieq melalui akun Facebooknya.

Saksikan Video Pilihan di Bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait

Adhitya AlexandrovichAdhitya Alexandrovich

Kalo ga mau dicubit jangan nyubit.

herman syahroniherman syahroni

Bib.. pulanglah. Kami siap mendukungmu

muhammad anharmuhammad anhar

biarin aja bib... sing sabar itu hanya hukuman dunia, berat sebelah...

Lihat Lainnya