Usai Dilantik, Anies-Sandiaga Akan Silaturahmi ke Ahok-Djarot

Oleh Rezki Apriliya Iskandar pada 13 Okt 2017, 20:00 WIB
Sandiaga Uno Sosialisasikan Program KJP Plus di Batu Ampar

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno merencanakan untuk bersilaturahmi ke mantan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode sebelumnya. Pertemuan itu akan dilakukan usai ia resmi menjabat nanti.

"Ya, (sowan ke) semua gubernur (DKI Jakarta)," ucap Sandiaga singkat di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (13/10/2017).

Sandiaga juga akan mengunjungi mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

"Semua gubernur, semua," Sandiaga menegaskan.

Senada dengan Sandiaga, Anies juga mengungkapkan rencana yang sama.

"(Kami) berharap bisa berkomunikasi reguler sehingga pengalaman mereka bisa menjadi manfaat bagi kita sekarang," ujar Anies.

"Kita apresiasi sekali kerja gubernur sebelumnya termasuk Pak Djarot (yang menjabat) terakhir," kata Anies.

Usai pelantikan nanti, Anies-Sandiaga juga akan menyapa warga Jakarta di Balai Kota. Menurutnya, itu adalah kesempatan bagi Anies-Sandi untuk meyakinkan bahwa mereka adalah bagian dari warga Jakarta.

Saksikan Video Pilihan di bawah Ini

 

 

1 of 2

Dilantik di Istana

Presiden Jokowi akan melantik pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Istana Negara, Jakarta. Usai pelantikan, keduanya dijadwalkan melangsungkan acara selamatan bersama warga Jakarta di Gedung Balai Kota, Jakarta.

Anies membeberkan jadwal acara pada hari pelantikan tersebut. Dia mengungkapkan pelantikan akan berlangsung pukul 15.00 WIB. Selesai pelantikan, pukul 17.30 WIB, Anies-Sandi menuju Balai Kota Jakarta.

"Di Balai Kota ada serah terima jabatan. Lalu magrib, break. Jam 19.00 WIB dilanjutkan sidang paripurna DPRD dan pukul 21.00 WIB, dilanjutkan acara bersama rakyat," ujar Anies di Jakarta, Kamis, 12 Oktober 2017.

Anies lebih memilih istilah selamatan ketimbang syukuran ketika usai menerima amanah barunya itu. Menurut dia, kedua istilah tersebut sebenarnya tidak memiliki perbedaan berarti. Hanya penamaannya dinilai lebih tepat dengan kata selamatan.

"Kita jangan syukuran. Boleh-boleh saja syukuran tapi pilkada sudah selesai kemarin. Sekarang ini selamatan, memulai babak baru, memulai amanat baru. Mari kita mulai dengan mendoakan, semoga Allah yang Mahakuasa memudahkan," ujar Anies.

Lanjutkan Membaca ↓