Pesan Eks Ketua Pemenangan pada Anies-Sandi Sebelum Dilantik

Oleh Putu Merta Surya Putra pada 13 Okt 2017, 07:25 WIB
Anies - Sandi Unggul Sementara, Prabowo Sampaikan Terima Kasih ke Rakyat Jakarta

Liputan6.com, Jakarta - Mantan Ketua Tim Pemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno, Mardani Ali Sera, mengirim pesan pada kepala daerah terpilih itu sebelum pelantikan 16 Oktober 2017. Dia mengingatkan keduanya agar tidak pernah lupa akan amanah masyarakat. Sebab, pertanggungjawabannya akan ditagih hingga akhirat.

"Menjadi gubernur dan wagub, harus disadari merupakan sebuah amanah yang berat, dan jangan lupa amanah ini akan diminta pertanggungjawaban di akhirat kelak," kata Mardani kepada Liputan6.com, Jakarta, Kamis (12/10/2017).

Dia berharap, Anies dan Sandi bisa merealisasikan janji yang pernah disampaikan kepada masyarakat DKI. Hal itu adalah bagian menjalankan amanah.

"Amanah itu ya melaksanakan janji-janji kampanye dengan sepenuh hati dan sekuat tenaga," tegas Mardani.

Ketua DPP PKS itu menuturkan, jika sudah menjadi gubernur dan wagub, Anies dan Sandi harus rajin bersilahturahmi dengan siapa pun, tanpa terkecuali.

"Mari manfaatkan seluruh sumber daya manusia terbaik untuk dirangkul dan bersama-sama membangun Jakarta agar maju kotanya dan bahagia warganya," ucap Mardani.

1 of 2

Dilantik di Istana

Diketahui, Ketua tim komunikasi Anies-Sandi, Nauf Firman, membeberkan urutan acara pelantikan pasangan gubernur terpilih DKI Jakarta. Dia mengungkapkan, acara akan mulai dilangsungkan pukul 16.00 WIB di Istana Negara, Jakarta.

"Pelantikan akan berlangsung pada pukul 16.00 WIB di Istana Negara. Setelah di Istana, mereka akan ke Balai Kota dengan menggunakan mobil dinas," ujar Naufal di Jakarta, Rabu 11 Oktober 2017.

Dia menambahkan, kedatangan Anies-Sandi ke Balai Kota akan disambut meriah. Para pemain tanjidor akan memainkan keseniannya dengan apik di pintu gerbang Balai Kota Jakarta.

Sementara, untuk proses serah terima jabatan antara Gubernur Djarot dengan Anies Baswedan, akan berlangsung di Balai Agung.

"Ini hanya serah terima, lalu Pak Djarot diantar ke Pendopo Balai Kota untuk meninggalkan lokasi," ucap Naufal.

Saksikan video di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓