Kapolri Rotasi Jenderal Bintang Tiga

Oleh Hanz Jimenez Salim pada 14 Sep 2017, 02:17 WIB
Kapolri Resmi Lantik Lima Kapolda Baru

Liputan6.com, Jakarta Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian kembali merotasi sejumlah jabatan di lingkungan Mabes Polri. Kali ini, Tito merotasi jenderal bintang tiga.

Dalam surat telegram bernomor ST/2194/IX/2017 yang diperoleh Liputan6.com, tertuang nama-nama jenderal bintang tiga yang mengalami pergantian jabatan.

Di antaranya Komjen Putut Eko Bayuseno, yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Pemeliharaan dan Keamanan (Kabaharkam) Polri kini dipercaya menempati jabatan Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri. Eko menggantikan Komjen Dwi Priyatno yang memasuki masa pensiun.

Untuk jabatan Kabaharkam, nantinya akan diisi oleh Komjen Moechgiyarto yang menjabat Kepala Lembaga dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri. Sementara jabatan yang ditinggal oleh Moechgiyarto, akan diisi oleh Irjen Unggung Cahyono. Mantan Kapolda Metro Jaya itu memperoleh promosi pangkat, menjadi Jenderal bintang tiga.

Sementara yang akan menggantikan Unggung sebagai Asisten Logistik, Kapolri Tito mempercayakan kepada Brigjen Asep Sunandar yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Manajemen (Sahlijemen) Kapolri.

Kemudian, jabatan Sahlijemen nantinya akan diisi oleh Brigjen Anton Wahono, yang sebelumnya menjabat Kapolda Kepulauan Bangka Belitung. Jabatan yang ditinggal Anton, dipastikan diisi oleh Brigjen Syaiful Zachri.


1 of 2

Untuk Penyegaran

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan, mutasi jabatan ini merupakan hal wajar di lingkungan Mabes Polri. Menurutnya, hal ini juga merupakan penyegaran dan langkah peningkatan kinerja sebuah organisasi.

"Mutasi pada TR tersebut merupakan mutasi rutin dalam rangka tour of duty dan tour of area. Ada juga yang memasuki masa pensiunan (Irwasum Polri), sehingga perlu diganti," kata Martinus dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (13/9/2017).

"Mutasi juga merupakan penyegaran bagi sebuah organisasi untuk mengoptimalkan dan meningkatkan kinerja sebuah organisasi," lanjut Martinus.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓