Jokowi Larang Menteri Kampanye, Ini Kata Mendagri

Oleh Ahmad Romadoni pada 06 Sep 2017, 07:33 WIB
20161024-KPUD-Tetapkan-Tiga-Pasangan-Calon-Gubernur-dan-Wakil-Gubernur-DKI-Jakarta-2017-IA

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para menteri untuk fokus bekerja memasuki tahun politik 2018. Jangan sampai para menteri justru sibuk kampanye.

Menanggapi larangan Jokowi, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengaku siap menjalani perintah tersebut. Kendati menyandang status politisi partai, Tjahjo mengaku tetap akan fokus menjalani tugasnya di kabinet pemerintahan. 

"Agustus 2018 sudah memasuki tahap pendaftaran capres. Jabatan Pak Jokowi, termasuk saya, yang membantu beliau kan sampai selesainya 20 Oktober 2019. Kalau saya sebagai Mendagri tidak punya agenda lain, agendanya ya hanya sebagai menteri," kata Tjahjo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 5 September 2017.

Tjahjo mengatakan, sebagai menteri, sudah sewajarnya dia mengikuti instuksi Presiden. Tidak perlu aturan khusus dari Presiden kepada menteri dalam menyampaikan sebuah instruksi, termasuk tetap bekerja dan tidak sibuk kampanye.

"Menteri harus taat. Taat nurut instruksi presiden dan wapres sudah itu saja. Saya ikut arahan Presiden di mana tugas saya kalau tidak ada halangan tetap sampai 20 Oktober 2019. Ya saya harus concern pada apa yang menjadi perintah tugas untuk bekerja," Tjahjo menandaskan.

1 of 2

Menteri Fokus Kerja

Presiden Jokowi mengingatkan para menteri kabinet kerja untuk fokus menyelesaikan tugas. Terlebih akan memasuki tahun politik 2018.

Jokowi menegaskan, tugas menteri memang membantu Presiden dalam membangun negeri ini. Segala kebijakan harus berorientasi kepada rakyat.

"Ya karena memang pemerintah itu bekerja untuk rakyat, masyarakat bukan untuk siapa-siapa," kata Jokowi saat membuka Rakernas III Projo, di Britama Arena Sport Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin, 4 September 2017.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu tak ingin menteri malah ikut sibuk memikirkan kampanye. Ujungnya, program dan tugas yang diemban menjadi terbengkalai. "Jangan belum-belum sudah mau kampanye. Tidak usah kampanye-kampanye," ujar Jokowi.

Jokowi menilai, tugas kampanye bisa diambil oleh para relawan. Relawan akan turun ke masyarakat untuk menyampaikan hasil kerja pemerintah selama ini.

"Yang kampanye itu bagiannya Projo. Bener tidak? Saya tak urusi kerja saja. Bener enggak? Karena banyak sekali yang kita kerjakan fokus pada pembangunan infrastruktur," ucap Jokowi.

Saksikan Video Menarik Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait

Ahmad TeaAhmad Tea

Presiden Tidak Usah Kampanye, Kerja aja mensejahterakan rakyat salah satunya Harga Kebutuhan Murah,bukannya semakin mahal seperti sekarang.....

AgusdurAgusdur

Minda Muslim... Insha'Allah setiap Aparat Negara yg digaji Pemerintah dg uang Rakyat mk wajib kerja dg aturan disertai amanah keihklasan, Jk menteri terbukti kampaye politik mk Presiden wajib memecatnya.. Insha'Allah