Imbauan Tim Kesehatan Indonesia Agar Jemaah Terhindar Virus MERS

Oleh Taufiqurrohman pada 13 Agu 2017, 20:43 WIB
Jemaah haji memakai masker

Liputan6.com, Jakarta - Dua warga Arab Saudi di Dumah Al Jandal, beberapa ratus kilometer dari Kota Mekah dikabarkan terindikasi terkena virus MERS CoV. Dua laporan kasus ini ditemukan karyawan rumah sakit.

Kasubsi Tim Promotif Preventif (TPP) Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Mekah, Yudi Prianto mengatakan, sejauh ini belum ada jemaah haji Indonesia di Makkah yang terinfeksi.

"Alhamdulillah hingga saat ini belum ada yang terinfeksi,” kata Yudi di Mekah, Arab Saudi, Minggu (12/8/2017).

Dia menjelaskan, pihaknya telah melakukan penyuluhan-penyuluhan dengan mengimbau jemaah haji selalu menggunakan alat pelindung diri (APD), terutama masker bila keluar dari pemondokan. Ini agar tidak mudah tertular penyakit atau virus.

“Mengingat semua jemaah dari seluruh dunia sudah mulai berdatangan yang kemungkinan bisa membawa virus,” jelas dia.

Selain itu, Yudi juga mengimbau jemaah tidak berkunjung ke pertenakkan unta, meminum langsung susu unta yang belum diproses, termasuk minum kencing unta karena ada kepercayaan bahwa kencing unta adalah salah satu obat mujarab.

Dia juga meminta jemaah haji Indonesia beristirahat yang cukup, mengonsumsi makanan yang disiapkan karena menu katering yang disajikan telah memenuhi gizi lengkap dengan buah-buahan dan susu. Dengan demikian, stamina terjaga dan tidak mudah sakit.

Pemerintah, kata Yudi, telah memberikan masker dalam jumlah yang cukup untuk setiap jemaah haji. Pihaknya senantiasa mendorong jemaah calon haji memakai maskernya guna mencegah kemungkinan penularan penyakit tersebut.

"Poster-poster juga telah kami tempel di hotel-hotel tempat jemaah haji menginap,” kata Yudi.

Saksikan video menarik di bawah ini: