KPK Harap Penyebab Tewasnya Saksi Kunci E-KTP Segera Terungkap

Oleh Lizsa Egeham pada 12 Agu 2017, 13:45 WIB
20170621-KPK Tunjukkan Barang Bukti OTT Gubernur Bengkulu-Afandi

Liputan6.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap penyebab tewasnya saksi kunci kasus e-KTP, Johannes Marliem, segera terungkap. KPK masih menunggu hasil pemeriksaan dari otoritas Amerika Serikat.

"Sistem di negara itu (Amerika Serikat) sudah tertata dengan baik. Kita tunggu saja hasil pemeriksaan pihak AS," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (12/8/2017).

KPK pun berharap pihak AS dapat memberikan informasi yang didapatkan baik dari hasil autopsi Johannes Marliem atau lainnya. Hal ini untuk mengetahui penyebab kematian Johannes Marliem berkaitan dengan penanganan perkara e-KTP atau tidak.

"Saya kira mereka paham apa (yang harus dilakukan) dan seperti apa bekerja dengan aparat penegak hukum negara lainnya," jelas Saut.

Sebelumnya, Johannes Marliem meninggal dunia di Los Angeles, Amerika Serikat. Berdasarkan kabar yang beredar, Marliem bunuh diri di kediamannya.

Johannes Marliem adalah Direktur Biomorf Lone LLC, Amerika Serikat, perusahaan yang menyediakan layanan teknologi biometrik.

Johannes Marliem merupakan saksi penting untuk membongkar kasus e-KTP yang diusut KPK. Pasalnya, Johannes memiliki rekaman pertemuan dengan para perancang proyek e-KTP yang turut dihadiri oleh Ketua DPR RI. Rekaman tersebut disimpan oleh Marliem selama empat tahun lamanya.

Saksikan video berikut ini:

De RossiDe Rossi

sdh kehabisan kata. mau bilang apa lagi?

alrahanahalrahanah

dagelan

abuleo38abuleo38

andai saja semasa hidupnya kpk diberi kopi dari semua rekaman - pasti ringan beban kpk - mudah2an saja sudah