Djarot Bahas Pasukan Pink Saat Jenguk Ahok di Mako Brimob

Oleh Delvira Chaerani Hutabarat pada 17 Mei 2017, 10:20 WIB
Basuki Tjahaja Purnama- Ahok- Djarot Saiful Hidayat-Jakarta- Angga Yuniar-20170419

Liputan6.com, Jakarta - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan, pertemuannya dengan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Mako Brimob kemarin membahas beberapa program kerja.

Menurut Djarot, program kerja yang dibahas dengan Ahok di antaranya terkait peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) dan HUT DKI Jakarta.

"Pertama tentang rencana Hari Kebangkitan Nasional dan rencana HUT DKI Jakarta. Waktu rapim (rapat pimpinan) pertama waktu itu, mau dipilih Kalijodo," kata Djarot di Balai Kota Jakarta, Rabu (17/5/2017).

"Tapi setelah berbagai pertimbangan, lokasi di Kalijodo kita pindah ke Waduk Pluit. Karena di Kalijodo rumputnya ini baru saja ditanam, jangan sampai rusak, ya," dia melanjutkan.

Menurut Djarot, Ahok menyetujui pemindahan Konser Kebangkitan Nasional dari Kalijodo ke Waduk Pluit.

"Dia setuju, baguslah kalau begitu, dia senang. Kemudian dalam rangkaian peringatan Hari Kebangkitan Nasional, juga dilakukan pengajian di makam Mbah Priok. Karena Pak Ahok kemarin pesan untuk melanjutkan pembangunan cagar budaya Mbah Priok," ucap dia.

Program lain yang dibahas Djarot dengan Ahok adalah, kelanjutan program bedah rumah dan pelatihan Pasukan Oranye.

Selain itu, Ahok juga berpesan agar pengelola Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) diberi seragam pink. Dengan begitu, Pasukan Pelangi akan bertambah satu lagi, yakni Pasukan Pink.

"Kemudian beliau juga usul untuk pengelola RPTRA dikasih seragam, karena berhubungan ibu anak, ini dikasih seragam pink, Pasukan Pink. Sehingga Pasukan Pelangi kita ditambah satu Pasukan Pink," Djarot menandaskan.