Sopir Angkot dan Ojek Online di Bogor Terlibat Bentrok

Oleh Achmad Sudarno pada 20 Mar 2017, 19:55 WIB
Bentrok ojek online dan sopir angkot

Liputan6.com, Bogor - Bentrokan terjadi antara pengemudi ojek online dengan sopir angkot di Jalan Raden Saleh, Kota Bogor, Senin (20/3/2017) petang. Bentrokan dipicu pemukulan seorang sopir ojek online oleh pengemudi sopir angkot yang tengah mogok beroperasi.

Akibat kejadian tersebut sebuah angkot 03 jurusan Ramayana-Ciapus rusak pada bagian kaca.

Insiden itu bermula, saat salah satu pengemudi Uber dipukul oleh salah satu sopir angkot di seputar Bogor Trade Mal, yang sedang ikut aksi mogok beroperasi sekitar pukul 16.30 WIB.

"Setelah membawa penumpang, sopir angkot ini menghampiri tukang ojek online, lalu dipukul," terang anggota Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan (DLLAJ) Kota Bogor, Faiz.

Aksi tersebut memicu kemarahan sopir ojek online lainnya. Belasan kendaraan angkot yang tengah konvoi diadang belasan sopir ojek online. Bentrok tidak terhindarkan. Sebuah angkot dirusak pengemudi ojek online.

"Enggak ada yang terluka, cuma 1 angkot yang rusak," ujar dia.

Aksi tersebut dihalau petugas kepolisian. Kedua pihak yang berseteru akhirnya bubar. Sementara sopir angkot yang melakukan pemukulan sudah diamankan pihak kepolisian.

Tak hanya itu, seorang pengemudi ojek online juga terkena sweeping beberapa sopir angkot di Jalan KS Tubun, Kedung Halang Talang, Kota Bogor. Jaket dan helm dicopot kemudian dirusak.

Begitu juga di depan IPB Dramaga, beberapa sopir ojek online terkena sweeping. Atribut mereka dicopot lalu dibuang oleh sopir angkot.

Buntut aksi tersebut membuat ratusan pengemudi ojek online melakukan sweeping terhadap sopir angkot di ruas Jalan Abdullah bin Nuh atau Yasmin.

Sopir angkot terkena sweeping dan nyaris dihakimi pengemudin ojek online. Beruntung aksi tersebut segera diamankan petugas kepolisian setempat.

Saat ini, aksi tersebut masih terus berlangsung. Akibat aksi sweeping ini menyebabkan ruas jalan tersebut macet parah. 

 

Reza IndiraReza Indira

mending angkutan umum nya yang harus di benahi aja. udah bawa nya ugal2lan,jarang yg punya sim,tarif nya ngga jelas pula.

DEWI YULIANADEWI YULIANA

angkot kalo ngetem lama ya hrs ngikutin perkembangan zaman lha, hr gini org mau nya serba cpt

Ahmad Irwan HidayatAhmad Irwan Hidayat

Kalau ga bisa ngikutin perkembangan zaman ya susah. Yang namanya konsumen itu pasti menginginkan yang terbaik,baik dari segi kualitas, kenyamanan, keamanan, dll dan terakhir harga. Selama memang lebih baik, kenapa tidak ??

Lihat Lainnya