Tenggak Miras Oplosan, 1 Remaja di Cianjur Tewas dan 2 Kritis

Oleh Achmad Sudarno pada 12 Mar 2017, 23:19 WIB
Ilustrasi Miras Oplosan

Liputan6.com, Cianjur - Seorang remaja tewas dan dua lainnya kritis setelah menenggak miras oplosan di Cianjur, Jawa Barat. Korban meninggal dunia saat mendapat perawatan di RSUD Cianjur pada Sabtu 11 Maret 2017.

Korban tewas miras oplosan, Luki Gunawan (18) merupakan warga Kampung Leuweung Malang RT 01/08, Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur. Sedangkan Arif Hidayatuloh (23) dan Azis Kuswandi (21) masih menjalani perawatan intensif di RSUD Cianjur.

Peristiwa bermula saat ketiga pemuda tanggung itu hendak bermain futsal. Namun sebelum bermain, mereka mengonsumsi alkohol murni dicampur serbuk penambah stamina.

Tak lama kemudian, ketiganya mengalami gejala pusing dan muntah-muntah hingga akhirnya jatuh tak sadarkan diri. Para korban pun lantas dibawa teman-temannya ke rumah mereka masing-masing.

Karena kondisinya tak kunjung membaik, ketiga korban lalu dibawa keluarga masing-masing ke RSUD Cianjur untuk mendapat penanganan medis.

"Luki meninggal dunia saat diperiksa tim medis. Jenazah korban sudah dikebumikan tadi siang," jelas Ipin (43), tokoh masyarakat kampung setempat, Minggu (12/3/2017).

Sedangkan dua korban lainnya Arif dan Azis hingga kini masih menjalani perawatan medis. "Arif sempat mengalami kebutaan. Tapi informasinya kondisi kedua korban sudah mulai membaik," ujar dia.

Kepala Desa Kertamukti, Cepi Agustina membenarkan warga desanya ada yang tewas setelah menenggak miras oplosan.

Cepi menyayangkan adanya kejadian tersebut. Apalagi korban yang meninggal masih berstatus pelajar sekolah. Ia berharap peristiwa itu adalah pertama dan terakhir kali terjadi di wilayahnya.

"Semoga kejadian (miras oplosan) ini tidak berulang. Kami akan mengimbau setiap orang tua di desa ini untuk mengawasi anak-anaknya," kata kades saat melayat ke rumah duka.

Tag Terkait