Massa Pendukung dan Anti-Ahok Kembali Saling Orasi di Kementan

Oleh Liputan6 pada 10 Jan 2017, 09:32 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Massa pendukung terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan massa anti-Ahok kembali mendatangi Gedung Kementerian Pertanian (Kementan). Mereka berkumpul di depan Gedung Kementan yang tengah menggelar sidang kasus dugaan penistaan agama Ahok.

Massa pendukung Ahok dari Barisan Relawan Basuki-Djarot (Bara Badja) berkumpul di sebelah kanan pintu masuk utama Kementerian Pertanian. Adapun di sisi kiri berkumpul massa dari dari Aliansi Pergerakan Islam (API), Persaudaraan Muslim Indonesia (Parmusi), dan Laskar Pembela Islam (LPI) yang menuntut Ahok dihukum.

Beberapa kendaraan taktis seperti Barracuda diparkir di depan pintu gerbang Kementerian Pertanian. Kawat berduri dipasang melintasi ruas jalan RM Harsono untuk memisahkan kedua kelompok demonstran. 

Sejak Selasa (10/1/2017) pagi, polisi dengan menggunakan pengeras suara mengumumkan penutupan ruas jalan tersebut kepada warga yang melintas dan mengimbau mereka mengambil jalan lain.

Dilansir dari Antara, pengendara yang melintas dari arah selatan Jalan RM Harsono dialihkan agar melintasi Jalan Poncol atau memutar balik agar melalui Jalan Kebagusan Raya.

Sebaliknya, mereka yang melintas dari arah utara atau Jalan Warung Jati Barat yang hendak memasuki ruas Jalan RM Harsono dialihkan melalui belakang Kebun Binatang Ragunan.

Pengadilan Negeri Jakarta Utara menggelar sidang kelima kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Ahok di Auditorium Kementerian Pertanian (Kementan), Pasar Minggu, Jakarta Selatan, hari ini. Sidang kelima itu beragendakan pemeriksaan saksi-saksi dari jaksa penuntut umum.

Lima saksi yang akan memberikan keterangannya adalah Sekretaris Pusat Pemuda Muhamadiyah Pedri Kasman SP, Sekretaris Forum Umat Islam Bogor H Willyuddin Abdul Rasyid Dhani, dan advokat Muhammad Burhanuddin.

Selain itu, ada pendiri Yayasan Pembina Muallaf Irena Center dan Pondok Pesantren Muallafah Irena Center Irena Handono dan pengurus DKM Darussalam Ibnu Baskoro.

Kepolisian mengerahkan 2 ribu lebih personel untuk mengamankan jalannya sidang Ahok.