Wisata Budaya dan Kuliner Khas Solo yang Menggoyang Lidah

Oleh Liputan6 pada 04 Apr 2015, 13:50 WIB

Liputan6.com, Solo - Libur panjang Paskah ini, tak ada salah salahnya jika Anda dan keluarga berjalan-jalan ke luar kota. Tak hanya jalan-jalan, Anda dan keluarga pun bisa sambil berjelajah kuliner menikmati makanan khas dari daerah tersebut.

Dalam Jelajah Kuliner yang ditayangkan Liputan 6 Siang SCTV, Sabtu (4/4/2015), salah satu kota yang bisa dikunjungi sambil berwisata kuliner adalah Solo. Solo, bukan cuma tempat untuk berwisata tetapi tersedia beragam kuliner enak dan menarik yang patut dicoba. Tak ada salahnya juga jika berjalan-jalan di kota Solo pada malam hari.

Makanan pertama yang bisa dicoba saat wisata kuliner malam di Solo adalah makanan yang katanya disukai di Keraton Solo yaitu garang asem. Yang membuat segar pada sajian garang asem ini adalah belimbing wuluh.

Isi dari garang asem adalah ayam yang sudah dipotong-potong, belimbing wuluh, dan sayur. Rasanya asam dan pedas bercampur jadi satu. Harga 1 porsi garang asem adalah Rp 35.000.

Untuk minumannya ada es kusumaningati yang merupakan campuran dari kunyit asem dan buah-buah yang sudah diolah dengan es. 1 gelasnya hanya Rp 18.000.

Lalu ada cambuk rambak dan wedang asle Bu Par. Cambuk rambak adalah ketupat yang diberikan bumbu tetapi bukan bumbu kacang melainkan campuran dari kelapa, kemiri, dan wijen.

Wedang asle, tidak pakai jahe tetapi ada santannya dan isi di minumannya ada roti. Harga untuk 1 porsi cambuk rambak Rp 4.000 sedangkan wedang asle Rp 5.000.

Sebagai penutup, ada Ledre Laweyan yang terbuat dari ketan yang sudah dikukus terlebih dahulu supaya empuk lalu di goreng diberi kelapa dan isian sesuai selera. Isiannya ada pisang raja yang sudah dihaluskan, keju, dan coklat. Harga untuk 1 buah ledre adalah Rp 3.000.

Jadi, tak ada salahnya Anda berjalan-jalan di kota Solo, Jawa Tengah. Tak hanya kaya budaya, kota Solo pun memiliki beragam kuliner enak, menarik, dan murah. Nyammmm, selamat mencoba! (Vra/Ein)