Mencicip Kopi dengan Penyeduhan Dingin, Apa Bedanya?

Oleh Unoviana Kartika Setia pada 19 Mei 2017, 20:36 WIB
Metode penyeduhan dingin atau cold brew tengah dipopulerkan Starbucks. Seperti apa bedanya dengan penyeduhan lainnya?

Liputan6.com, Jakarta Kopi dengan penyajian panas memang disukai. Namun tidak jarang pula orang meminumnya dengan penyajian dingin. Peminat kopi dingin pun semakin banyak terbukti dengan tingginya antusiasme orang membeli minuman tersebut di kafe.

Namun, penyajian saja tidak cukup untuk membuat kopi dingin terasa lebih nikmat dan lembut. Dibutuhkan penyeduhan dingin alias cold brew yang mengeluarkan rasa kopi terenak saat disajikan dingin.

Ryan Wibawa, barista Starbucks Reserve menjelaskan, penyeduhan dingin merupakan metode baru di Starbucks untuk menyajikan kopi. Dengan cara ini, kopi terasa lebih lembut dan bersih. 

"Kopi yang diseduh dingin flavor-nya berbeda, rasanya agak seperti cokelat dan karamel," ungkap Ryan kepada Liputan6.com, Rabu (17/5/2017).

Penyeduhan dingin dilakukan yakni dengan merendam kopi selama 14 jam di dalam air yang sudah mengalami proses filter. Suhu air yakni sekitar 21-27 derajat Celcius.

Liputan6.com berkesempatan mencoba kopi cold brew. Sepintas dari tampilannya, tidak ada yang berbeda antara kopi yang diseduh dingin maupun panas. Rasa awal saat meminumnya pun terasa hampir sama. Namun, kemudian rasanya cenderung lebih manis dan ringan meskipun tidak ditambah gula.