Takut Berhubungan Seks Saat Hamil? Ini Solusinya

Oleh Aretyo Jevon Perdana pada 13 Jan 2018, 23:00 WIB
Seks

Liputan6.com, Jakarta Hamil menjadi salah satu hal yang diidam-idamkan oleh pasangan suami istri. Sebab, menanti kehadiran sang buah hati ke dunia menciptakan kesan tersendiri bagi sang calon ibu dan ayah. Namun demikian, kehamilan kerap dianggap sebagai penghalang, terutama ketika bicara soal seks. 

Dilansir Health, Sabtu (13/1/2018), seorang pakar kesehatan dari New York, Joshua Klein mengatakan bahwa, hubungan seks saat hamil tidaklah berbahaya. Hal ini berlaku selama si calon ibu rajin berkonsultasi dengan dokter ob-gyn terkait kontrol kehamilannya. Bahkan, Joshua menuturkan bahwa dengan berhubungan seks, pasangan dapat saling menghibur dan mengobati perasaan takut dan berdebar-debar akan kehamilan.

Berikut merupakan posisi yang dianjurkan dalam berhubungan seks saat sedang hamil :

1. Woman On Top

Posisi ini dianggap paling efektif ketika Anda sedang hamil. Dengan melalukan posisi woman on top, Anda dapat mengatur sendiri penetrasi yang dilakukan, seberapa dalam, dan kecepatannya. Posisi ini dapat membuat Anda lebih mudah meraih orgasme.

2. Spoon Style

Gaya seks ini cukup aman dilakukan bagi Anda yang sedang hamil. Spoon Style atau gaya seks berdampingan, membuat Anda dapat mengistirahatkan perut dan menikmati aksinya. Pada posisi ini, Anda dapat meminta si dia untuk memakai alat bantu, untuk mencapai sensasi yang lain.

Gaya ini terasa begitu menyenangkan, terutama saat Anda sedang hamil.

 

Simak juga video berikut ini :

 

1 of 2

Lebih Merangsang

Ilustrasi Seks Oral
Oral seks saat hamil akan membuat Anda lebih mudah mencapai orgasme

3. Doggy Style

Mungkin Anda berpikir posisi ini berbahaya untuk dilakukan. Namun, ternyata posisi ini cukup aman untuk dilakukan. Pasalnya, dengan melakukan doggy style, jangkauan rahim yang sedang terisi akan lebih jauh. Selain itu, Anda juga dapat menopangkan tangan, sehingga perut pun tidak tertekan.

4. Oral Seks

Ketika hamil, Anda sedang dalam posisi mudah 'on fire'. Hal ini disebabkan peningkatan suplai darah ke labia dan vagina karena perkembangan hormonal. Oleh sebab itu, ketika menerima sentuhan oral dari 'si dia', Anda akan mudah untuk terangsang dan mencapai puncak tertinggi.

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait