5 Trik Hindari Capek dan Pegal Linu Saat Pekerjaan Padat

Oleh Gilar Ramdhani pada 30 Nov 2017, 06:00 WIB
5 Trik Hindari Capek dan Pegal Linu Saat Pekerjaan Padat

Liputan6.com, Jakarta Salah satu keluhan yang sering muncul dari para pekerja aktif adalah capek dan pegal linu. Mobilitas kerja tinggi, jadwal kerja yang padat dan sering lembur ataupun kerja berat dan olahraga jadi penyebabnya.

Belum lagi harus menghadapi kemacetan lalu lintas yang menyita waktu dan membuat waktu istirahat di malam hari jadi kurang. Praktis, capek dan pegal linu sulit dihindari.

Bicara tentang capek dan pegal linu, banyak orang yang terkadang salah mengartikan atau menganggap keduanya memiliki makna yang sama, padahal beda sekali. Capek adalah kondisi dimana tubuh tidak memiliki tenaga akibat banyaknya energi yang dikeluarkan. Penyembuhannya cukup dengan beristirahat atau mengkonsumsi makanan berenergi.

Sementara pegal linu sendiri merupakan sebuah gejala atau keluhan subjektif berupa sensasi nyeri atau kaku pada sendi. Pada pemeriksaan, biasanya tidak didapatkan kelainan sendi yang jelas atau tampak normal.

Gangguan bisa terjadi pada sendi itu sendiri atau jaringan penyokong di sekitarnya seperti ligamen, tendon, tulang, dan otot. Pegal linu kerap terjadi pada orang-orang bekerja di luar batas kemampuan dan melakukan gerakan olahraga yang salah atau berlebihan sehingga sendi menegang, terkilir, atau mengalami dislokasi.

Sebelum capek dan pegal linu menyerang Anda, lakukan cara ini untuk menghindarinya. 

1. Lakukan Peregangan Otot

Sebelum memulai perjalanan dan pekerjaan, Anda perlu melakukan peregangan otot selama 10–15 menit. Otot yang perlu diregangkan adalah otot leher, bahu, lengan, dan tungkai bawah. Begitu juga saat bekerja, hindari diam dan duduk terlalu lama.

2. Atur Posisi Duduk

Duduklah dengan posisi tegak menghadap ke depan, tidak miring, atau bungkuk. Usahakan kaki dapat diluruskan dengan mudah.

Untuk mencegah sakit punggung bawah dan pegal di leher, tempatkan bantal kecil atau gulungan handuk di belakang pinggang dan leher. Selain itu, hindari memakai sepatu atau alas kaki yang terlalu sempit agar peredaran darah tetap lancar.

3. Jangan Membawa Barang Terlalu Berat

Berat bawaan yang dianjurkan adalah maksimal lebih berat 5–10 persen dari berat badan Anda. Misalnya, jika berat badan 50 kg, maka tubuh dapat membawa beban 2–5 kg. Lebih dari itu, Anda berisiko terkena cedera otot.

Anda juga perlu menghindari membawa barang di atas kepala atau di bahu. Sebaiknya gunakan ransel atau tas jinjing

4. Tidur dan Minum Cukup

Salah satu penyebab pegal saat bekerja adalah kurang tidur. Anda perlu istirahat cukup sebelum memulai pekerjaan. Pastikan konsumsi air minum juga cukup sepanjang bekerja. Dehidrasi akan membuat tubuh mudah terasa pegal.

5. Konsumsi Herbal

Salah satu herbal yang bisa membantu Anda meredakan pegal linu dan nyeri sendi adalah Tolak Linu Herbal. Tolak Linu Herbal ini bukan obat melainkan, sebuah produk jamu dari Sido Muncul.

Komposisi Tolak Linu Herba dari bahan-bahan alami seperti Languatis Rhizoma (Laos), Zingiberis aromaticae (Lempuyang), Retrofracti fructus (Cabe), Curcuma Rizoma (Temulawak), Cyperi Rhizoma (Teki), Phyllanthi herba (Meniran), Blumeae Folium (Daun Sembung), Zingiberis Rhizoma (jahe), Kaemferiae Rhizoma (kencur), Alyxiae Cortex (pulasari), Foeniculli Fructus (Adas) dan Madu.

Dilihat dari bahan-bahannya, jelas ini adalah jamu, bukan obat dan secara tradisional digunakan untuk membantu meredakan pegal linu dan nyeri sendi. Selain itu juga berfungsi untuk menjaga kesegaran tubuh dan badan.

Minum Tolak Linu Herbal, 1 atau 2 sachet sehabis melakukan aktivitas sehari-hari atau olahraga. Bisa diminum langsung dari sachet atau dicampur dengan 50 ml air. Tidak dianjurkan bagi wanita hamil dan menyusui.

Tolak Linu Herbal memiliki beragam keunggulan lain, kemasan yang praktis dan aman membuatnya mudah dibawa ke mana saja. Aman karena diproses dengan standar GMP (Good Manufacturing Practice) dan dianalisis pada laboratorium yang telah terakreditasi dan terbuat dari 100% herbal. Selain itu, Tolak Linu Herbal juga terdaftar pada POM. TR. 112 624 961.

Setelah berhasil dengan Tolak Linu Herbal yang rilis 2015 lalu, Sido Muncul juga telah meluncurkan Tolak Linu Mint Herbal. Sebagai produk varian baru, Tolak Linu Mint ini hadir untuk memenuhi permintaan konsumen yang menginginkan rasa baru. Supaya ga capek dan pegal, yang benar minum tolak linu dari sidomuncul.

Selengkapnya tentang Tolak Linu Herbal dan Mint Sido Muncul kunjungi http://sidomuncul.id

 

(Adv)