5 Alasan Sehat untuk Santap Makanan Pedas

Oleh Nilam Suri pada 10 Nov 2017, 08:00 WIB
Makanan Pedas Bisa Bikin Sakit Kepala Hilang?

Liputan6.com, Jakarta Cabe rawit, cabe merah, cabe hijau, paprika--ada begitu banyak jenis cabe yang bisa Anda beli di pasar. Namun, tahukah Anda bahwa makanan pedas punya manfaat lain selain menambah kaya rasa masakan?

Makanan pedas, seperti cabe dan paprika, kaya akan komponen yang dinamakan capsaicin. Komponen inilah yang, menurut para peneliti, membuat makanan pedas bermanfaat untuk tubuh dan kesehatan Anda.

"Apa yang kita tahu tentang capcsicin adalah, mereka memiliki kemampuan untuk meningkatkan resistensi tubuh terhadap penyakit," ujar Cary Present, M.D., seorang onkolog medis di City of Hope Hospital, Kalifornia, mengutip Health, Jumat (9/11/2017).

"Capsaicin adalah perawatan lokal yang bisa membantu mengatasi sakit. Memakan cabe-cabean juga bisa meningkatkan imunitas, dan dari apa yang kami ketahui dari sebuah studi besar di Cina, mereka yang mengonsumsi cabe beberapa kali seminggu memiliki usia lebih panjang."

Namun ternyata, capsaicin ini tak hanya akan Anda dapatkan dari cabe-cabean. Beberapa rempah lain, seperti kunyit, juga memiliki kandungan yang kaya akan komponen ini.

 

1 of 3

Manfaat makanan pedas

Kenali Manfaat Baik dari Makanan Pedas dan Sambal untuk Kesehatan
Suka makan pedas dan sambal? Ini manfaatnya buat Anda. (Foto: hermawayne.blogspot)

Kaya akan komponen capsaicin, berikut beberapa manfaat kesehatan yang bisa Anda dapatkan dari makanan pedas:

1. Turun berat badan

Walaupun tak ada yang bisa mengalahkan efek dari olahraga dan memangkas konsumsi makanan olahan, menambahkan cabe-cabean dalam diet Anda bisa mempercepat proses penurunan berat badan.

"Peneliti menyarankan, saat Anda memakan cabe pedas, hal itu akan meningkatkan suhu tubuh, yang kemudian mendongkrak metabolisme dan pembakaran lemak," ujar pakar nutrisi Pamela Peeke, M.D., penulis The Hunger Fix. Hal itu berarti tubuh Anda membakar kalori lebih cepat.

"Capsaicin meningkatkan stimulasi lemak cokelat, yang membantu metabolisme," tambahnya. Makanan pedas juga bisa membantu ngidam Anda.

Para peneliti dari Purdue University menemukan, memakan makanan pedas bisa menurunkan selera makanan dan mengurangi jumlah kalori yang Anda konsumsi.

2. Menyehatkan jantung

Cabe dan kunyit memiliki manfaat yang sangat banyak bagi kesehatan jantung, demikian menurut Michael Miller, M.D., profesor kedokteran kardivaskular di University of Maryland School of Medicine. Baik kunyit maupun cabe merah melancarkan sirkulasi tubuh.

"Capsaicin bisa mempengaruhi pembuluh darah dan membuatnya melebar. Hal ini akan berujung pada penurunan tekanan darah," ujarnya. Capsaicin juga bisa mencegah penggumpalan darah.

"Kunyit (yang kaya akan curcumin) memiliki elemen anti-inflamasi yang kuat," lanjutnya. "Hal ini bisa membantu membalik kerusakan yang terjadi pada pembuluh darah. Riset yang dilakukan rekan saya di University of Maryland menunjukkan, hal itu bisa menurunkan dan mencegah kolesterol buruk meningkat."

 

 

2 of 3

3. Umur panjang

Benarkah Makanan Pedas Dapat Redakan Batuk?
Ilustrasi makanan pedas

Rahasia umur panjang bisa jadi adalah makan sambal. Sebuah studi yang dilakukan oleh Chinese Academy of Medical Sciences dan Harvard School of Public Health meneliti kebiasaan makan 500 ribu orang berusia 30-79 tahun di China, dalam jangka waktu lima tahun. Mereka menemukan, orang-orang yang memakan makanan pedas enam atau tujuh kali seminggu lebih rendah risiko kematian prematurnya sebanyak 14 persen.

"Angka ini tidak besar, tapi penting secara statistik," ujar Dr. Presant. Jika hal ini tidak cukup meyakinkan, Dr. Peeke meneliti gagasan makanan pedas memperpanjang usia dengan cara ini: "Mengonsumsi makanan pedas membantu pencegahan kanker, Anda akan memiliki jantung yang lebih sehat, dan mereka membantu Anda menurunkan berat badan. Semua hal tadi secara bersamaan bisa benar-benar membantu Anda hidup lebih lama."

4. Mencegah kanker

"Curcumin memiliki efek yang mengejutkan terhadap sel kanker," ujar Dr. Presant. "Ada bukti laboratorium yang bagus bahwa mereka bekerja mengurangi pertumbuhan sel kanker dan mencegahnya sekaligus."

Studi menemukan curcumin memiliki efek positif dalam memperlambat kanker payudara, kanker serviks, dan kanker perut.

Sedangkan capsaicin, sebuah studi dari Cedars-Sinai Medical Center di Los Angeles menemukan, zat ini membunuh 80 persen dari sel kanker prostat pada tikus, tanpa merugikan sel normal. "Capsaicin juga memblok sel kanker," jelas Dr. Peeke.

5. Menghilangkan nyeri

Jika Anda merasakan nyeri atau sakit dari arthritis atau migraine, dokter sering menggunakan krim yang mengandung capsaicin di dalamnya. Walaupun Anda bisa mencoba mengoleskan area yang sakit dengan cabe, Dr. Present menyarakan untuk tetap menggunakan krim. Itu karena krim tadi sudah mengandung konsentrat capsaicin, dan sudah dibuktikan efektif.

Lanjutkan Membaca ↓