Menkes: 9 RS Pemerintah Nyatakan Surplus karena Ikut Program BPJS

Oleh Fitri Syarifah pada 25 Feb 2014, 15:50 WIB
Menkes: 9 RS Pemerintah Nyatakan Surplus Ikut JKN

Liputan6.com, Jakarta Meski pro dan kontra seputar tarif paket dalam Rumah Sakit yang dikenal dengan InaCBGs terus bergulir, Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi menyatakan sejauh ini 9 rumah sakit sudah menyatakan surplus karena ikut JKN (Jaminan Kesehatan Nasional).

"Semua kan sudah diatur, biaya, petunjuk juga sudah diberikan. Secara menyeluruh kini ada 9 Rumah Sakit pemerintah yang surplus dan positif balance," kata Menkes saat peringatan acara HGN (Hari Gizi Nasional) ke 54 di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Selasa (25/2/2014).

Menurut Menkes, meski saat ini baru ada 9 RS yang surplus, tapi ia mengaku masih ada yang masih perlu perlu diperbaiki seperti misalnya biaya untuk tenaga profesi. "Masih ada hal-hal yang perlu diperbaiki seperti mempertimbangkan biaya untuk tenaga profesi".

Meski demikian, Menkes menolak jika dikatakan sistem biaya Ina CBGs terlalu kecil. Menurutnya, hal ini terkait dengan masih banyaknya yang masih menggunakan pedoman lama yaitu fee for service.

"Jangan salah InaCBGs itu nggak kecil. karena dia masih fee for service jadi suka menaikkan tarif," ungkapnya.

 

 
Femi ZamriFemi Zamri

sekiranya rumah sakit pemerintah tidak dibayarkan pemerintah gaji karyawannya,maka pasti merugi bu,,,,,,,jadi kalau 9 rumah sakit surplus,sementara ratusan rumah sakit yang seret karena biyaya operasional,lalu dimana hebatnya BPJS

ABANGABANG

Alhamdullilah Ibu Menteri, saya punya keyakinan bahwa dengan sistem JKN yang diselenggarakan oleh BPJS sudah pasti surplus, kita kok selalu berpandangan negatif terhadap sistem yang akan memperbaiki kehidupan bangsa ini> Maju terus dan jangan takut