Top 3: Kerja Selama 12 Jam, Model Cantik Rusia Tewas di China

Oleh Khairisa FeridaCitra DewiAlexander Lumbantobing pada 30 Okt 2017, 09:30 WIB
Vlada Dzyuba (1)

Liputan6.com, Jakarta - Apa gunanya bekerja terlalu keras tapi kehilangan hal paling berharga dalam hidup? Kira-kira itulah pelajaran dari kematian seorang model Rusia di China. Tragedi tentangnya menjadi cerita paling disimak oleh para pembaca Liputan6.com kanal Global pada Senin (30/10/2017) pagi.

Dua kisah horor yang seakan meramalkan bencana Titanic juga menyedot perhatian. Apakah cerita itu hanya kebetulan atau merupakan peringatan?

Pembaca penasaran dengan kewarganegaraan seorang robot wanita di Arab Saudi. Robot bernama Sophia itu  mengundang kontroversi. Pasalnya, ia memiliki hak lebih dibanding kaum hawa di negara itu. 

Berikut adalah Top 3 Global selengkapnya:

 

1. Bekerja Terlalu Keras, Model Cantik Asal Rusia Meninggal di China

Dzyuba berpose di Huangzhou. Ia dilaporkan pingsan hingga koma setelah peragaan busana selama 12 jam di Shanghai dan meninggal dunia 2 hari kemudian. (Sumber Instagram/_dzyuba)

Seorang model cantik asal Rusia meninggal dunia setelah terlalu lelah dalam penugasan sebagai model selama 3 bulan di China.

Beberapa hari yang lalu, si cantik bernama Vlada Dzyuba dilaporkan pingsan hingga koma setelah menjadi model peragaan busana selama 12 jam di Shanghai. Padahal, secara resmi, ia hanya diizinkan bekerja selama 3 jam dalam seminggu.

Setelah pingsan, ia tidak pernah sadar lagi hingga meninggal 2 hari kemudian. Laman Instagram menuliskan Rest in Peace (RIP) pada 27 Oktober 2017.

Selanjutnya...

 

2. Kisah 'Horor' Ini Ramalkan Tragedi Titanic Secara Akurat

RMS Titanic (Wikimedia Commons)

Tenggelamnya RMS Titanic pada 15 April 1912 adalah salah satu kecelakaan maritim pada masa damai yang terbesar di dunia. Kapal itu celaka dalam pelayaran perdananya, dari Southampton, Inggris ke Kota New York, Amerika Serikat.

Gunung es di Laut Atlantik mengakhiri perjalanan pertama dan satu- satunya Titanic, menghempaskan bahtera itu ke kedalaman 3.787 meter.

Dari sekitar 2.224 orang yang berada di dalam Titanic, hanya 710 orang yang sampai di kota tujuan, New York.

Selanjutnya...

 

3. Robot Wanita Kewarganegaraan Arab Saudi Ini Tuai Kontroversi

Sophia, robot cerdas berteknologi terbaru tersenyum saat diperkenalkan di sela acara KTT Global

Kehadiran sebuah robot memicu kontroversi di Arab Saudi. Pasalnya, robot yang diberi nama Sophia tersebut memiliki hak-hak yang lebih banyak dibanding kaum perempuan di negara itu.

Seperti dikutip dari Independent pada Minggu 29 Oktober 2017, robot Sophia diciptakan oleh perusahaan Hanson Robotics yang bermarkas di Hong Kong. Robot itu muncul perdana di sebuah konferensi teknologi di Riyadh.

Sophia dapat tampil sendiri tanpa seizin wali laki-laki dan robot itu tidak menggunakan penutup kepala atau pakaian yang sama seperti yang dikenakan wanita Saudi.

Selanjutnya...