Anonymous: Bersiaplah untuk Hadapi Perang Dunia III...

Oleh Teddy Tri Setio Berty pada 09 Mei 2017, 18:00 WIB
Ilustrasi Kelompok Hacktivis terkenal Anonymous (AFP)

Liputan6.com, Pyongyang - Kelompok peretas terkenal Anonymous kembali merilis sebuah video yang berisi pesan mengerikan. Video tersebut mendesak seluruh umat manusia di muka bumi untuk mempersiapkan diri menghadapi isu Perang Dunia III.

Beberapa analisis mereka didasari perkembangan yang terjadi belakangan ini.

"Semua tanda-tanda ancaman perang sudah terlihat di Semenanjung Korea," ujar kelompok peretas Anonymous dalam video yang berdurasi enam menit tersebut, seperti dikutip dari New York Post, Selasa (9/5/2017).

Rekaman yang diposting di situs berbagi video akhir pekan lalu tersebut, memperlihatkan karakter Guy Fawkes.

Guy Fawkes mengeluarkan peringatan soal aktivitas militer yang terjadi di Semenanjung Korea, juga peringatan yang disampaikan oleh Jepang dan Korea Selatan tentang potensi serangan nuklir Korea Utara.

"Perhatikan pergerakan strategi masing-masing negara," kata Anonymous dengan suara mirip robotnya. "Tidak seperti perang dunia pada masa lalu, meski masih ada pertempurannya darat, namun cenderung lebih sengit, brutal dan cepat. Ini akan berdampak secara global, baik lingkungan maupun ekonomi."

Pertanda lain, menurut Anonymous, adalah uji coba rudal balisktik antar benua Minuteman 3 yang dilakukan Amerika Serikat. Donald Trump memerintahkan tes senjata itu tiga pekan lalu. 

Tak hanya itu, Anonymous mengatakan, pemerintah Jepang memperingatkan warga negaranya untuk melakukan persiapan diri terkait potensi serangan nuklir Korut. Sama halnya dengan China yang mengeluarkan peringatan kepada warganya untuk hengkang dari wilayah kekuasaan Kim Jong-un.

"Ini adalah perang nyata dengan konsekuensi global, karena ada tiga negara adidaya yang ditarik ke pusaran konflik. Tinggal negara lain yang akan memilih, kepada siapa mereka berpihak. Setelah itu, baru terlihat masing-masing kubu," tambah Anonymous.

Anonymous mengaku tujuan utama mereka adalah, "menyebarkan fakta yang belum orang ketahui."

Kelompok itu menduga AS dan Korsel telah bekerja sama untuk menjaga perdamaian kawasan, pun dengan China dan Filipina. Namun, kata Anonymous, seruan damai mereka tak didengarkan. 

Mereka juga mengklaim pihak Trump juga bekerja sama dengan Australia. Dikabarkan AS mengirim lebih dari 1.000 tentara ke negara tersebut bersamaan dengan armada pesawat militer. Negeri Kanguru dianggap sebagai lokasi strategis Amerika di Samudra Hindia.

"Kesimpulannya, rakyat banyak akan menjadi pihak terakhir yang mengetahui rencana ini. Jadi hal ini penting kami sampaikan," kata kelompok tersebut.

Dugaan lain bahwa Perang Dunia III sudah dekat adalah pembicaraan baru-baru ini antara Presiden Donald Trump dan Presiden Filipina Rodrigo Duterte. 

Kedua pemimpin negara tersebut bertemu di Gedung Putih minggu lalu membahas situasi Korut dan ancaman keamanan regional. Sementara, China yang dianggap 'pragmatis' sudah kehabisan kesabaran.

Anonymous menutup video tersebut dengan pesan menakutkan bagi mereka yang menonton video itu.

"Persiapkan diri Anda. Kami adalah Anonymous. Kami adalah legiun. Kami tidak memaafkan. Kami tidak akan lupa."