Lukaku Dilecehkan Suporter MU?

Oleh Tyo Harsono pada 20 Sep 2017, 13:05 WIB
Manchester United

Liputan6.com, Manchester - Niat ingin mendukung, malah mendapat kritik. Hal itu dialami suporter Manchester United (MU).

Pasalnya, nyanyian dukungan mereka untuk bintang baru MU, Romelu Lukaku, justru dianggap melecehkan sang pemain.

Yel-yel dukungan itu mulai terdengar sejak Lukaku tiba di Manchester United. Pendukung MU mengambil inspirasi dari lagu Made of Stone karya grup musik The Stone Roses.

Bukan tanpa alasan, The Stone Roses identik dengan MU. Vokalis grup musik tersebut, Ian Brown, kerap hadir di Old Trafford untuk mendukung klub asuhan Jose Mourinho tersebut.

Akan tetapi, yel-yel tersebut justru menimbulkan polemik. Pasalnya, beberapa pihak merasa nyanyian itu berbau rasialisme. Pihak-pihak itu menyampaikan pendapat kepada manajemen Manchester United dan Federasi Sepak Bola Inggris (FA).

"MU memiliki penyerang berbakat yang juga pencetak gol terbanyak. Namun, orang-orang justru merayakan ukuran alat vitalnya," ujar salah satu pihak yang merasa terganggu, Scott Patterson.

Hal senada diucapkan grup Kick It Out. "Kick It Out menyadari nyanyian berbau rasialisme dari para pendukung Manchester United pada pertandingan Rabu lalu," tutur juru bicara Kick It Out.

 

 

 

1 of 2

Bersinar di MU

Romelu Lukaku tampil impresif pada musim ini. Pemain yang ditebus dari Everton pada bursa transfer musim panas 2017 tersebut berhasil menunjukkan taji-taji tajamnya bersama MU.

Tengok saja, dari tujuh pertandingan yang sudah dia mainkan bersama MU, pemain asal Belgia ini mencetak tujuh gol. Pemain yang juga pernah membela Chelsea ini juga mengoleksi satu assist.

Lanjutkan Membaca ↓