Jelang Lawan PS TNI, Persib Fokus Tingkatkan Motivasi Pemain

Oleh Kukuh Saokani pada 04 Agu 2017, 13:20 WIB
Raphael Maitimo, Sandi Sute

Liputan6.com, Bandung - Persib Bandung bersiap menjelang laga lawan PS TNI di lanjutan kompetisi Liga 1, Sabtu (5/8/2017). Laga ini akan digelar di kandang Persib, Stadion Si Jalak Harupat.

Tim Maung Bandung saat ini fokus memperbaiki motivasi pemain agar bisa tampil dengan performa terbaik. Maklum, di laga ini Persib tak punya pilihan lain selain meraih kemenangan.

Caretaker pelatih Persib, Herrie Setyawan, mengatakan hasil minor pada putaran pertama membuat skuat Maung Bandung harus segera bangkit.

Selain itu, mereka juga harus waspada akan kekuatan PS TNI. Pasalnya, pada pertemuan pertama, mereka sempat membuat keteteran Atep dan kawan-kawan.

PS TNI bisa menyamakan kedudukan menjelang akhir pertandingan setelah Persib unggul 2-0. Maka itu, kata Herrie, di laga ini, konsentrasi tinggi benar-benar dibutuhkan pemain Persib.

"Motivasi pemain kami tingkatkan, segala treatment kami coba agar pemain bisa segera melupakan putaran pertama. Kami ingin bangkit," Herrie menegaskan, Jumat (4/8/2017).

Herrie meminta pemain Persib menghindari kesalahan sekecil apa pun. "Memang konsentrasi juga jadi perhatian. Maksudnya selama 90 menit kita harus terus konsentrasi, jangan sampai kecolongan," kata dia.

Herrie menjelaskan, kekuatan PS TNI memang tidak bisa dipandang sebelah mata. "TNI tim yang bagus. Mereka ada di peringkat ke-9 klasemen Liga 1," ujar Herrie.

  

1 of 2

Lawan Berkualitas

Herrie juga menyebut PS TNI banyak diisi pemain berkualitas. Lini pertahanan mereka juga cukup disiplin dan bagus.

"Kami harus kerja keras juga untuk membongkar pertahanan mereka. Tapi, kami sudah mengevaluasi apa saja yang harus dilakukan lawan PS TNI," ujar Herrie lagi.

Namun, Herrie menampik ada pemain khusus dari PS TNI yang harus mereka berikan pengawasan ekstra. "Yang perlu diwaspadai itu disiplin dan semangat juang mereka. Karena selain pemain bola, mereka juga tentara, jadi punya fisik bagus," ujar Herrie.

Lanjutkan Membaca ↓