Timnas Indonesia U-19 Tidak Berkutik Akibat Taktik Espanyol B

Oleh Kukuh Saokani pada 15 Jul 2017, 06:24 WIB
Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri (tengah), memberi keterangan kepada wartawan usai anak asuhnya dikalahkan Espanyol B pada laga uji coba di Stadion Bandung Lautan Api, Jumat (14/7/2017).

Liputan6.com, Bandung - Timnas Indonesia U-19 mendapat pelajaran berharga pada uji coba menghadapi Espanyol B di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (14/7/2017). Di laga itu, timnas menyerah 2-4.

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri mengatakan hasil ini menjadi pembelajaran untuk anak asuhnya. Pasalnya, tim asal Barcelona itu menerapkan taktik yang membuat Garuda Muda tidak mampu mengembangan permainan.

"Espanyol tadi memainkan taktik yang menetralisir strategi kami. Maka kami tidak bisa berkembang karena pressure (tekanan) yang mereka terapkan. Ditambah tiga gelandang tengah yang saya harapkan bermain di bawah performa terbaik," kata Indra Sjafri.

"Mereka juga memanfaatkan postur. Ada dua gol tercipta karena itu. Memang ini yang kami harapkan. Kita mencari lawan yang bakal menguji pemain," sambungnya.

Indra Sjafri menyorot kinerja anak asuhnya pada laga ini, terutama pertahanan. Menurutnya, para pemain hanya butuh adaptasi karena dua pemain, yaitu Nurhidayat Haji Haris (PSM Makassar) dan M. Rifad Marasabessy (Madura United), baru kembali dari timnya masing-masing.

"Dari empat pemain belakang yang kita turunkan sejak awal, Rifad dan Nurhidayat baru bergabung. Nanti setelah 15 Juli, pemain Timnas Indonesia U-19 tidak akan kembali ke Liga 1. Kami fokus ke Piala AFF. Sekitar 1-2 minggu, saya berharap mereka bisa kembali kompak," tuturnya.

Saksikan video menarik berikut:

Kholili KholiliKholili Kholili

garuda di dadaku,,semangat terus