Hadapi PSM, Sriwijaya FC Andalkan Permainan Cepat

Oleh Liputan6.com pada 19 Mei 2017, 19:10 WIB
Pelatih Sriwijaya FC Oswaldo Lessa

Liputan6.com, Palembang - Sriwijaya FC akan menghadapi PSM Makassar di pekan ketujuh Liga 1 2017. Laga ini akan digelar di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Minggu (21/5/2017) sore WIB.

Pelatih Sriwijaya FC Oswaldo Lessa mengatakan kondisi anak asuhnya sedang dalam on fire setelah meraih dua kemenangan beruntung. Bahkan, pelatih asal Brasil itu telah menyiapkan strategi khusus demi membawa pulang tiga poin.

Mengusung permainan cepat, tim berjuluk Laskar Wong Kito itu siap menghadirkan kejutan bagi klub yang berjuluk Juku Eja itu. "Kita tahu PSM Makassar tim kuat. Begitu juga dengan kita, tim yang punya nama besar. Saya sudah bicara dengan para pemain, nama besar tim harus kalian jawab di lapangan nanti," ujar Lessa kepada Liputan6.com, Jumat (19/5/2017).

"Kondisi tim juga sangat baik, kita akan lawan mereka dengan serangan dan permainan cepat. Karena saya berpikir, tidak untuk dapat satu poin di sana, kita harus bisa menang karena saya sudah bicara dengan semua, setiap laga adalah final," tambahnya.

Eks pelatih Persipura Jayapura itu paham betul dengan permaianan anak asuhan pelatih Robert Rene Albert. Dari dua laga yang dimainkan PSM Makasar, Lessa menilai permainan Reinaldo Elias dan kolega penuh dengan variasi serta strategi yang berubah-ubah.

Dia melihat skuat Juku Eja aktif dengan permainan bola pendek ditambah kombinasi umpan silang terukur ketika mengalahkan Arema 0-1, 10 Mei lalu. Kemudian strategi itu berubah ketika PSM Maksar bertandang ke markas PS TNI. Meski kalah 1-2, tim Juku Eja mampu menyulitkan tuan rumah.

"Permainan mereka selalu bervariasi, saat melawan PS TNI, mereka main dengan bola panjang dengan tempo yang cepat. Tapi, ketika menghadapi Arema, mereka bermain bola pendek. Inilah yang harus kita waspadai, mereka main cepat, banyak kombinasi," papar Lessa.

Untuk itu, Lessa bakal meladeni permainan cepat PSM dengan permainan menyerang. Meski enggan merinci secara gamblang, dia percaya anak asuhnya akan menghadirkan kejutan bagi tuan rumah.

"Kita tidak akan bermain bertahan, meski sebelumnya ada evaluasi di lini belakang. Tapi, itu memang harus saya lakukan. Bermain secara kolektif, penyerang wajib bantu pertahanan tim jika diserang dan kuat dalam melakukan transisi. Selain itu, saya juga minta komunikasi tidak boleh hilang karena ini permainan tim," pungkasnya.

Sriwijaya FC kini menempati peringkat enam klasemen sementara dengan 10 poin. Sedangkan PSM masih di puncak klasemen dengan 13 poin. [Indra Pratesta]