Bulan Depan, Stadion Persiba Mulai Dibongkar

Oleh Abelda Gunawan pada 21 Apr 2017, 17:45 WIB

Liputan6.com, Balikpapan - PT Pertamina (Persero) mengungkapkan proses pembongkaran Stadion Parikesit (markas Persiba Balikpapan) akan dilaksanakan bulan Mei mendatang. Pembongkaran stadion sesuai agenda meg proyek perluasan kilang minyak Pertamina.

“Sesuai jadwal pembongkaran dilaksanakan bulan Mei,” kata Manager Umum Pertamina Refinery Unit V Balikpapan, Yulian Dekri, Jumat (21/4).

Yulian mengatakan, pembongkaran stadion menunggu penuntasan pembangunan apartemen Pertamina di bilangan Karanganyar. Apartemen ini nantinya akan menjadi tempat tinggal karyawan Pertamina yang rumah dinasnya dibongkar di area Parikesit.

“Semua karyawan akan direlokasi di apartemen yang dalam proses penyelesaian,” ujarnya.

Apartemen Pertamina kapasitas tampung 299 unit sudah bisa ditempati bulan Mei nanti. Bersamaan waktunya, Pertamina bersiap melakukan pembersihan di kawasan Parikesit yang ditempati puluhan rumah dinas karyawan dan stadion kandang Persiba.

“Sebelumnya bengkel dan gudang berada di dalam kawasan kilang minyak. Nanti akan kami bawa ke luar di wilayah bekas perumahan Parikesit dan Stadion Balikpapan,” paparnya.

Pertamina melayangkan surat pemberitahuan pemugaran Stadion Parikesit ke Pemerintah Kota Balikpapan. Mereka meminta tim ‘Beruang Madu’ mengosongkan pemanfaatan stadion dalam waktu dekat ini.

Pertamina menolak keinginan sebagian suporter Persiba yang meminta kelonggaran pemugaran stadion ini. Mereka berharap agar Persiba diperkenankan memanfaatkan kembali Stadion Parikesit.

“Semua sudah ada jadwalnya untuk tahapan perluasan kilang minyak, karena targetnya 2019 sudah rampung untuk tahap satu, jadi sulit memang,” ujarnya.

Suporter Persiba meminta timnya balik kandang mempergunakan Stadion Parikesit dalam kompetisi Liga 1 2017 ini. Tuntutan kembali bergulir pasca Persiba bermain mengecewakan ketika ditekuk Persija Jakarta dengan skor 0–2 di Stadion Gajayana Malang.

“Kami menuntut agar Persiba balik kandang dan bermain di Stadion Parikesit,” kata Koordinator supoter Persiba, Agus Lando.

Selama semusim ini, Persiba terpaksa meminjam Stadion Gajayana Malang kala melakoni laga kandang kompetisi Liga 1 Indonesia. . Hasil akhir pertandingan perdana Perdana, kata Agus mencerminkan minimnya semangat juang anak anak Persiba bermain di Malang. Ia menilai para pemain Persiba tidak termotivasi saat menjalani laga di stadion minim suporter.

Agus khawatir kondisi ini berpengaruh terhadap prestasi Persiba selama menjalani kompetisi Liga 1. Persiba terancam terdegradasi turun di kasta kompetisi Liga 2 Indonesia. “Apalagi hingga kini Stadion Parikesit juga belum dibongkar Pertamina,” keluhnya.