Lawan Myanmar, Menpora Yakin Timnas Bakal Menang

Oleh Risa Kosasih pada 15 Mar 2017, 20:20 WIB
Menpora

Liputan6.com, Jakarta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi berharap dirinya bisa hadir menyaksikan langsung debut Luis Milla menukangi Timnas Indonesia U-22 dalam pertandingan melawan Myanmar pada Selasa, 21 Maret 2017 mendatang, di Stadion Pakansari, Cibinong. Imam yakin skuat Garuda Muda bisa mengalahkan Myanmar di hadapan suporternya.

Seperti diketahui, setelah melewati tiga kali seleksi pemain Timnas, Milla akhirnya mendapat 26 nama yang akan berlaga pada ujicoba internasional pekan depan. Seluruh pemain tersebut, akan masuk pemusatan latihan (TC), Kamis 15 Maret 2017 di Karawaci, Tangerang.

"Terkait laga perdana lawan Myanmar ya harus menang dong. Saya yakin pasti menang dan saya Insya Allah ke Pakansari besok," tutur Menpora Imam di kantornya, Rabu (14/3/2017) sore.

Pertemuan Indonesia versus Myanmar ini menjadi yang pertama sejak Piala AFF 2016 lalu. Namun kali ini tim tamu datang dengan sejumlah pemain yang pernah memperkuat tim di Piala Dunia U-20 di Selandia Baru 2015 lalu.

Setelah melakukan ujicoba di Cibinong, Hansamu Yama dan kawan-kawan kabarnya bakal menantang Arema FC, juara Piala Presiden 2017. Pertandingan antara Timnas dan Arema ini, akan digelar pada 2 April 2017 mendatang di Malang, Jawa Timur.

Debut Luis Milla

Seperti diketahui, pelatih Timnas Indonesia U-22, Luis Milla, telah memanggil 26 nama pemain untuk partai eksebisi tersebut. Mereka terjaring dari proses seleksi selama tiga tahap. Laga nanti sekaligus menjadi debut Luis Milla.

Dilihat dari pemain yang dipanggil, Luis Milla bakal menerapkan formasi 4-2-3-1. Permainan menyerang ala Spanyol bisa diterapkan dalam skuat Timnas Indonesia U-22.

"Saya sangat senang. Sebab, mereka yang terpilih merupakan pemain terbaik dan sangat berimbang. Kami berharap pemain terpilih memberikan yang terbaik dalam latihan hingga pertandingan nanti," katanya.

Syah BandiSyah Bandi

Menghsyal loe.

Gunadi SalimGunadi Salim

jangan meremehkan, jangan mendahului, dan jangan sombong, bola bunder.