Gaji Tak Naik, Bek Timnas Tinggalkan Persiba

Oleh Abelda Gunawan pada 04 Mar 2017, 13:50 WIB
Abdul Rahman

Liputan6.com, Balikpapan - Abdul Rahman, bek tim nasional Indonesia meninggalkan tim yang sudah membesarkan namanya, Persiba Balikpapan. Pemain didikan tim 'Beruang Madu' ini tidak menandatangani kontrak disorongkan pengurus Persiba.

"Abdul Rahman sudah tidak bersama Persiba lagi," kata Sekretaris Umum Persiba, Irfan Taufik, Sabtu (4/3/2017).

Irfan mengatakan, Abdul Rahman tidak kunjung tanda tangan klausul kontrak yang sudah disepakati lisan di antara keduanya. Pemain ini juga tidak hadir dalam sesi latihan pasca Persiba turut serta dalam turnamen Piala Presiden 2017.

"Bulan Februari lalu sudah sepakat lisan kontrak dengan Persiba," paparnya.

Beberapa kali pertemuan, Irfan menyebutkan, Abdul Rahman sempat menuntut evaluasi nilai kontrak musim kompetisi Liga I 2017 ini. Ketua Umum Persiba, Syahrir Taher sudah menyanggupi tuntutan Abdul Rahman ini.

"Kemudian dia berubah pikiran lagi dan meminta kenaikan lebih lagi," paparnya.

Irfan mengakui, pemainnya ini banyak diminati tim tim lain pasca masuk susunan pemain timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2016. Ada kabar klub kaya, Mitra Kukar sudah menyodori Abdul Rahman penawaran kontrak dengan nilai menggiurkan.

Sehubungan itu, Irfan menyesalkan sikap Abdul Rahman yang meninggalkan begitu saja tim sudah membesarkan namanya. Menurutnya, Persiba tidak akan menghalangi peningkatan karier pemain yang ingin menjajal atmosfer klub lain.

"Abdul Rahman bisa bicara baik-baik, jika ingin bergabung dengan tim lain karena nilai kontrak lebih besar," ujarnya.

Apalagi Persiba dan Abdul Rahman sudah bersepakat nilai kontrak sudah ditawarkan. Menurut Irfan, ada etika harus dijaga pemain profesional saat negosiasi kontrak dengan klub.

"Pesan kami jangan ada lagi seperti ini dan Persiba menjadi klub terakhir. Semoga dia sukses bersama klub barunya," terangnya.

1 of 2

Abdul Rahman Enggan Komentar

Sementara itu, saat dihubungi, Abdul Rahman belum mau berkomentar soal kepergiannya dari Persiba. Namun, dalam beberapa kesempatan bulan Januari lalu, dia sempat mengeluhkan soal besaran kontrak yang tidak sesuai dengan harapannya.

Abdul Rahman memang mengakui secara lisan sempat setuju nilai kontrak ditawarkan pengurus Persiba. Namun kemudian, dia berkilah terburu buru sehingga tidak berpikir panjang penawaran tersebut.

"Kami sebenarnya sudah deal, cuma kemarin saya negosiasinya agak terburu-buru jadi saya berharap manajemen mempertimbangkan lagi," tuturnya.

Apalagi kini ada penawaran kontrak cukup menarik sudah disorongkan tim Kaltim lain yakni Mitra Kukar. Tim ini dikabarkan sudah menawarkan nilai kontrak yang sulit diabaikan begitu saja.

"Bukan masalah kontrak yang mengiurkan, saya melihat keseriusan Mitra Kukar saja," ujarnya.

Kalaupun tidak ada respons, Abdul menyatakan dengan terpaksa menerima penawaran kontrak Mitra Kukar. Dia mengaku sebenarnya berat meninggalkan Persiba yang merupakan tim yang membesarkannya.  

Lanjutkan Membaca ↓