Mourinho Menangis Ketika David Moyes Melatih MU

Oleh Cakrayuri Nuralam pada 26 Jun 2015, 07:49 WIB

Liputan6.com - Pada Mei 2013, Sir Alex Ferguson memutuskan mengundurkan diri sebagai manajer Manchester United. Dia sudah melatih Setan Merah sejak tahun 1986.

Untuk menghormati Ferguson, para petinggi Setan Merah (sebutan MU) memberinya kesempatan untuk menunjuk pelatih baru Wayne Rooney dan kawan-kawan.

Pria yang kini berusia 73 tahun tersebut memilih David Moyes (ketika itu melatih Everton) sebagai penggantinya. Ferguson mempertimbangkan kiprah Moyes selama 11 tahun menahkodai Everton.

Sir Alex Ferguson dan David Moyes (www.thetimes.co.uk)

Keputusan Ferguson menunjuk Moyes sebagai ahli susun formasi Setan Merah ternyata membuat manajer Chelsea, Jose Mourinho menjatuhkan air mata. Mourinho menyadari keputusan Ferguson salah besar.

"Mourinho berpikir kalau Ferguson akan menunjuk bawahannya, atau teman dekatnya," tutur seorang jurnalis Spanyol, Diego Torres, seperti diberitakan Squawka.

"Ketika dia mengetahui Ferguson memilih Moyes, pelatih Everton, Mourinho sangat tidak mempercayainya. Moyes tidak bisa memenangkan apa-apa," dia menambahkan.

Pada musim 2013-14, Moyes gagal mempersembahkan sebuah gelar untuk MU. Bahkan, klub yang bermarkas di Old Trafford Stadium itu harus finis di urutan ketujuh Liga Premier Inggris, posisi terburuk MU sepanjang sejarah.

Saat ini, MU dipimpin oleh mantan pelatih Timnas Belanda, Louis van Gaal. Musim 2014-15, Setan Merah finis di posisi keempat meski gagal meraih gelar. (Cak)

Baca juga:

Cerita Edin Dzeko yang Puasa Ketika Perang Bosnia

Siapa Pemain Liverpool Paling Kreatif, Sterling atau Firmino?

Nicolas Anelka: Striker Kontroversial Prancis Pilih Jadi Mualaf

Ayahnya Pendukung MU, Ramos Selangkah Lagi ke Old Trafford