Gelegar Jabar di Kejurnas Squash 2014

Oleh Defri Saefullah pada 11 Des 2014, 21:21 WIB

Liputan6.com, Jakarta: Kontingen Jawa Barat merebut gelar juara umum Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Squash 2014 setelah merebut medali emas terbanyak di lapangan squash Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (10/12/2014).

Jabar memastikan juara umum dengan mengumpulkan total tujuh medali emas, empat perak dan tujuh perunggu.Jabar unggul dua medali emas atas pesaing berat tim DKI Jakarta.

Sedangkan DKI mengemas empat emas, enam perak dan 14 perunggu. Sementara Kalimantan Timur berada di urutan ketiga dengan dua emas, dua perak dan satu perunggu, pada kejurnas squash yang berlangsung 8-10 Desember itu.

"Kejurnas ini dimaksudkan sebagai ajang pembinaan bagi para atlet serta mencari bibit-bibit baru yang nantinya bisa dikembangkan menjadi atlet andal," kata ketua panitia kejurnas yang juga Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Besar Persatuan Squash Indonesia (PB PSI,) Nuryanto seperti rilis yang diterima Liputan6.com.

Lanjut ke halaman berikutnya----->
 

1 of 2

Persiapan SEA Games 2015

Dia mengatakan kejurnas ini menjadi salah satu ajang ujicoba bagi para atlet pelatnas cabang squash yang nantinya akan diikutkan pada SEA Games 2015 di Singapura. "Di kejurnas ini ikut di antaranya atlet pelatnas DKI Eris dan Syauma di putra dan Catur Yuli dan Paulina di putri. Sedangkan Jabar menurunkan Sandi dan Furqon," katanya.

Nuryanto mengatakan, cabang squash secara rutin telah melakukan latihan dan kemungkinan akan melakukan ujicoba ke luar negeri sebagai persiapan jelang SEA Games 2015. "Pada 2015 kemungkinan KONI akan memberi kami 'try out' tapi belum tahu negara mana yang akan kami datangi," katanya.

Kabid Binpres PB PSI itu juga mengatakan,Malaysia dan tuan rumah Singapura bakal menjadi pesaing yang sulit dikalahkan. "Untuk SEA Games di Singapura nanti target kami adalah masuk final, Malaysia sangat kuat di squash, dan Singapura sebagai tuan rumah tentu akan diuntungkan," katanya sembari menyebutkan jika PB PSI bakal menggelar Kongres Nasional pada 17 Januari 2015 nanti.

Lanjutkan Membaca ↓