Incar Proyek PLTG Jawa 1, Pertamina Gunakan Teknologi GE

Oleh Pebrianto Eko Wicaksono pada 13 Mar 2016, 11:39 WIB

Liputan6.com, Jakarta - PT Pertamina (Persero) bersama Marubeni konsorsium (Independet Power Producer/IPP) menyepakati kerjasama eksklusif dengan General Electric (GE) untuk penyediaan teknologi Combined Cycle Gas Turbine IPP Jawa 1 berkapasitas 1.600 Mega Watt (MW).

Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan, dipilihnya General Electric sebagai penyedia teknologi pada proyek IPP Jawa 1, menandai masuknya konsorsium Pertamina-Marubeni pada tahapan penting untuk mempersiapkan diri dalam tender IPP Jawa 1 oleh PT PLN (Persero).

"Kami optimistis dengan kesepakatan kerjasama eksklusif yang sudah terjalin antara konsorsium Pertamina-Marubeni dan General Electric," kata Wianda, di Jakarta, Minggu (13/3/2016).‎

General Electric akan menyediakan teknologi pembangkitan listrik CCGR paling mutakhir di dunia, yaitu 9HA. Teknologi yang telah terbukti dan banyak digunakan di dunia tersebut diyakini dapat meningkatkan efisiensi pembangkitan menjadi di atas 61 persen, sebagaimana banyak tersedia di pasar saat ini.

"General Electric telah menyatakan komitmen untuk memberikan dukungan maksimal kepada konsorsium, termasuk penyediaan teknologi yang paling advance dan efisien di dunia," tutur Wianda.

Proyek pembangkit listrik tenaga gas uap (PLTGU) IPP Jawa 1 akan menjadi yang terbesar di Indonesia dengan perkiraan investasi US$ 2 miliar (termasuk FSRU). Proyek tersebut juga merupakan bagian dari program 35 ribu MW. PT PLN (Persero), diinformasikan akan mulai membuka penawaran tender pada awal Mei 2016.

Konsorsium Pertamina-Marubeni juga telah menyepakati kerjasama dengan Samsung C&T sebagai penyedia jasa Engineering, Procurement, and Construction (EPC).

Bergabungnya pemain-pemain besar di industri pembangkitan listrik tersebut, kata Wianda, membuktikan keseriusan Pertamina sebagai leader dari konsorsium ini untuk mendukung pemerintah dan PLN merealisasikan proyek IPP Jawa 1 yang telah direncanakan.

"General Electric dengan teknologi mutakhirnya, Samsung C&T sebagai pelaksana EPC kelas dunia, dan Marubeni yang merupakan salah satu IPP terbaik global bersama-sama Pertamina yang merupakan National Energy Company Indonesia siap mendukung pemerintah untuk Program 35.000 MW khususnya IPP Jawa 1," kata Wianda. (Pew/Gdn)